Pensil Yang Tajam
Serutan pensil addalah untuk menajamkan kembali pensil yang putus. Ketika di serut, andai si pensil punya mulut, maka pasti dia akan merintih kesakitan. Bagaimana tidak? coba bayakangkan, ketika diri kita terkena benda tajam, lalu di puter dan di goreskan menyentuh kulit kita, pasti itu sangat sakit.
Namun itulah yang harus diterima oleh si pensil agar dirinya berguna. Hal ini sangatlah sama persis dengan kita. Jika kita putus seperti pensil, maka kita akan menjadi manusia yang tidak bermanfaat untuk orang lain.
Sehingga kuncinya adalah, jika kita ingin menjadi sebaik-baiknya manusia seperti yang di sampaikan oleh Nabi S.A.W., maka kita harus mau diserut. Kita harus mau berproses. Kita harus mau lelah belajar seharian, lanjut upgrading organisasi, kepanasan, bosen karena waktu main hp nya berkurang dan setumpuk permasalahan dalam sebuah proses yang melelahkan bahkan mungkin menyakitkan.
Semoga kita bisa menjadi pensil yang selalu tajam. Sesekali putus tidak apa-apa. karena itu adalah hal yg lumrah bagii seorang manusia. Namun kita harus mau di serut. Kita harus mau melanjutkan proses yang panjang ini. Untuk menjadi manusia yang sukses bukan hanya di dunia, tapi juga di akhirat.
0 Response to "Pensil Yang Tajam"
Posting Komentar